Kanker Serviks Membunuh Banyak Wanita Karena Gejalanya Sulit Diketahui

Gejala kanker serviks yang sulit diketahui mengakibatkan jenis kanker ganas ini dapat berbiak dengan bebas sampai ke stadium lanjut untuk membunuh korbannya, sehingga disebut sebagai pembunuh wanita nomor 1. Di Indonesia setiap hari rata-rata terdapat 37 wanita setelah didiagnosa ternyata menderita kanker serviks atau kanker rahim, setengah dari jumlah itu kemudian meninggal dunia karena kondisinya yang terlalu parah tak bisa tertolong.

Jadi, bagaimana gejala kanker serviks ? Inilah beberapa gejala awal kanker serviks yang dicuplik dari MamaCantikWeb. id,  situs khusus tentang fashion, parenting dan kesehatan.

01. Setiap wanita yang mengalami menstruasi akan hafal berapa lama menstruasi tersebut berlangsung serta berapa banyak darah yang biasa dikeluarkan. Mereka dengan mudah bisa bisa menandai dengan berapa kali biasanya berganti pembalut. Tetapi jika suatu saat mengalami masa menstruasi yang terlalu lama, atau jumlah darah yang dikeluarkan lebih banyak dari biasanya, jangan sekali-kali mengabaikannya. Karena bisa jadi hal tersebut merupakan gejala awal kanker serviks.

02. Terjadinya pendarahan dari area kewanitaan atau ditemukannya bercak darah pada celana dalam juga bisa dialami oleh para wanita yang telah menjalani masa menopause. Pada saat mengalami masalah tersebut seharusnya timbul kecurigaan yang lebih besar, karena hal itu terjadi di masa tidak lagi harus mengeluarkan darah.

03. Terjadi pendarahan setelah atau saat melakukan hubungan seksual, juga disertai rasa nyeri yang sebelumnya tidak pernah Anda alami. Jangan menebak-nebak sendiri apa penyebabnya, lalu menyimpulkannya bahwa sedikit rasa sakit bukan hal yang luar biasa dan tidak perlu dikhawatirkan. Segera periksakan ke dokter.

04. Jika Anda pernah mengalami keputihan (fluor albus) dan sudah bisa disembuhkan, tetapi kali ini mengalaminya lagi dengan kondisi yang berbeda, yakni mengeluarkan lebih banyak cairan dengan bau yang lebih menyengat, maka Anda harus curiga. Apalagi jika disertai cairan yang lebih kental berwarna kekuning-kuningan, kehijauan atau kecoklatan dan disertai timbulnya rasa panas dan gatal pada area kewanitaan perlu dicurigai. Periksakan ke dokter spesialis sistem reproduksi wanita.

Selain itu masih terdapat beberapa gejala yang lebih berat karena merupakan gejala kanker serviks stadium lanjut, umumnya pada tahap tersebut penderita harus menjalani perawatan intensif dan berpeluang kecil untuk bisa kembali normal. Banyak penderita kanker serviks yang leher rahimnya harus diangkat sehingga mengakibatkan tidak mempunyai anak.

0 komentar:

Poskan Komentar